Fakta Unik Seputar Otak Manusia

Otak selalu menjadi hal yang paling menarik dan kompleks untuk diulas. Otak menciptakan kesadaran dan ingatan; memungkinkan kita untuk berpikir, berkreasi, belajar dan merasakan emosi; dan mengontrol fungsi tubuh kita.

Para ilmuwan telah membuat langkah besar dalam memahami bagaimana otak bekerja, namun masih ada begitu banyak yang tidak kita ketahui tentang otak manusia.

Berikut adalah beberapa fakta yang berasal dari penelitian terbaru yang dapat memberi kita wawasan baru tentang otak manusia.

Otak tidak merasakan sakit

Meskipun otak adalah alat utama yang digunakan tubuh untuk mendeteksi dan bereaksi terhadap rasa sakit, otak tidak memiliki reseptor rasa sakit itu sendiri. Inilah sebabnya mengapa ahli bedah melakukan operasi otak pada pasien yang masih terjaga. Hal tersebut bisa membantu mereka menghindari daerah-daerah kritis yang dapat merusak otak.

Lalu, bagaimana otak bisa merasakan sakit kepala?

Ketika orang mengalami sakit kepala, rasa sakit yang dirasakannya adalah hasil dari tekanan pada pembuluh darah atau jaringan saraf yang mengelilingi otak, bukan otak itu sendiri.

Otak Anda dapat menciptakan listrik yang cukup untuk menyalakan sebuah lampu ber-watt rendah

Otak mengandung sekitar 90 miliar neuron. Aktivitas otak tidak pernah berhenti, dan sementara neuron tunggal menghasilkan hanya sejumlah kecil listrik, semua neuron bersama-sama dapat menghasilkan listrik yang cukup untuk menyalakan lampu.

Otak lebih kuat daripada komputer canggih

Otak manusia bisa melakukan 38 ribu triliun operasi per detik dan dapat menyimpan sekitar 3.584 terabyte memori.

Kesenjangan antara otak kanan dan otak kiri hanya mitos

Tidak benar bahwa orang-orang yang logis dan analitis memiliki otak kiri yang dominan, sementara orang-orang kreatif dan artistik memiliki otak kanan yang dominan. Sebab, otak membutuhkan koneksi di semua wilayahnya untuk bisa berfungsi.

Neuron mengirimkan informasi ke otak dengan kecepatan lebih dari 241 kilometer per jam

Ketika Anda menyentuh benda panas, neuron sensorik hadir dalam kulit dan mengirimkan informasi tersebut ke otak dan sumsum tulang belakang pada kecepatan lebih dari 241 kilometer per jam.

Ketika pesan diterima, otak akan mengirimkan pesan kembali, menggunakan motor neuron, melalui tulang belakang dan tangan untuk melepaskan objek panas tersebut. Motor neuron mengirimkan informasi itu dengan kecepatan lebih dari 322 kilometer per jam.

Sumber : Merdeka